Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Nda... Kamu lah yang paling ideal, tapi kamu datang terlalu awal

Penyesalan datang terakhir, benaran gue rasakan saat ini. Setelah gue ngerti kehidupan ini. Dia yang paling ideal itu ternyata datang paling awal dan telah gue sia-siakan.  Belasan tahun berlalu, belum pernah datang lagi cewek seperti lo, bahkan istri gue sekarang. Dia baik sih, tapi dalam versinya, nanti gue cerita di blog berikutnya. Nda... pengen banget gue menceritakan soal kita lewat bahasa yang puitis, tapi susah, karena emang udah lama banget. Btw inget ga? Pertemuan kita waktu itu, kita gak sengaja samaan keluar mau pulang dari warnet. Dari situ... bunga-bunga asmara mulai muncul. Kita yang dulunya satu SMP, baru naik kelas satu SMA, seakan ditakdirkan baru saling mengenal satu sama lain di hari itu. Ah shit... gue inget banget. shittt..... terlalu indah, terlalu lugu, terlalu suci dan terlalu murni. Nda... gue masih inget panggilan sayang lo ke gue "c duduls", karena gue agak kudet dan lola soal pergaulan zaman itu. Gue cowok introvert, kurang bergaul dengan sebaya, ...

Postingan Terbaru

TERUNTUKMU, PERISHER. SEANDAINYA ENGKAU TIDAK SALAH PAHAM MAKSUD BAIKKU

Unspoken words to you, Dear M

Catatan Pengabdian PNS di Perbatasan Indonesia-Malaysia: Duka

Pengangguran Jadi CPNS

Catatan Pengabdian di Perbatasan Indonesia-Malaysia Part 2

Catatan Pengabdian di Perbatasan Indonesia-Malaysia Part :1

Menerima Nasib Menjadi Generasi Sandwich

Yang Gue Rasakan Menjelang Usia 30 Tahun: Overthinking, Lelah Mental dan My Coping Mechanism

Memaknai Masa-Masa Menganggur

Susah Payah Bertahan Hidup Selama Nganggur